Sabtu, 18 Januari 2014

Ucapkan Selamat Tinggal Kepada Narsis, Fetis & Selfie!

Media sosial bernama facebook dan sejenisnya itu sifatnya adalah sebuah paradoks, ada sebuah kontradiksi disana bahwa ketika bertemakan "media sosial" malah membuat para penggunanya "anti sosial".

Media sosial memang bisa menjadi tempat berdiskusi, berwacana dan bertukar informasi hal-hal berguna dan bermakna. Namun yang seperti demikian prosentasenya hanya 10% saja, sisanya adalah mereka yang menggunakan media sosial sebagai ajang : Narsis, Fetis dan yang paling trendi adalah Selfie.

Up-date status hampir setiap 10 menit sekali yang kebanyakan (sangat) tidak penting, menginformasikan sedang berada dimana, memfoto makanan yang akan atau sedang atau telah disantap, pamer materi, pamer kepintaran yang tidak ada manfaat buat orang lain, berdoa (ini yang paling "ajaib", bahkan mereka berpikir Tuhan memiliki akun media sosial) , hal-hal seperti itulah yang mendominasi suguhan media sosial.

Ada banyak wahana persahabatan atau persaudaraan yang tetep bisa dibangun dan dijalin tanpa harus menjadikan kita Narsis, Fetis dan Selfie, yang jauh lebih bermakna, jauh dari kesan memuakkan bagi sebagian orang, saya dalam hal ini.

So, selamat tinggal Narsis, Fetis & Selfie



      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar