
Bulan April akan selalu dikenang oleh para Grunger seluruh dunia, karena pada bulan ini 16 tahun yang lalu, salah seorang pelopor "grunge", Kurt Donald Cobain, ditemukan tewas pada tanggal 8 April 1994 dirumahnya sendiri.
Masih banyak kontroversi ataupun misteri seputar kematiannya, namun yang paling penting diingat dari seorang Kurt Cobain adalah bahwa ditangan dialah sebuah sub-kultur baru terlahir, sebuah generasi yang menolak hal-hal yang glamor, menolak kebohongan dan kepalsuan dalam segala hal, dan (lagi-lagi) anti kemapanan.
Banyak hal lain tentang Nirvana & Kurt Cobain, tapi setidaknya 14 point ini mewakili kejadian-kejadian penting menurut perjalanan waktu (time line) sepanjang karir Nirvana & Kurt;
1. Sebelum menjadi “Nirvana”, Kurt Cobain mempertimbangkan menamakan nama band itu ; Poo Poo Box, Designer Drugs, Whisker Biscuit, Spina Biffida, Gut Bomb, Egg Flog, Pukeaharrea, Puking Worms, Fish Food, Bat Guana, Imcompotent Fools dan Fecal Matter.
2. Kurt memutuskan nama band menjadi “Nirvana”, karena pada saat itu dia menganggap dirinya pengikut Buddha, meski satu-satunya pembentuk iman itu hanyalah sebuah tayangan keagamaan di TV tengah malam. Nirvana mengandung arti “pencapaian kesempurnaan”, suatu tempat yang dicapai seseorang jika sudah terlepas dari siklus reinkarnasi dan penderitaan hidup manusia. Hal itu dicapai melalui menahan nafsu, melakukan delapan ajaran Buddha dan melakukan meditasi serta pengembangan spiritual.
3. Begitu the Melvins sudah mendapat bayaran 60 dolar untuk setiap pementasan, Kurt Cobain dan Krist Novoselic segera membentuk sebuah band bernama Sellouts, yang hanya memainkan lagu Creedance Clearwater Revival, karena mereka tahu itu akan disukai bar-bar di Aberdeen.
4. “Love Buzz” adalah lagu cover song dari sebuah band asal Belanda, Shocking Blue, Kurt dan Krist menyukai lagu itu dan membuat aransemen mereka sendiri. Penampilan mereka dalam lagu itu memadukan unsur trans-psikodelic dengan suara bass yang berat dan bulat.
5. Kurt mengirimkan banyak demo ke Touch and Go dalam tahun 1988 bahkan sampai dia memberi judul demo-demo itu “The Touch and Go Demos” dalam catatannya, demonya begitu tidak menarik bagi orang-orang Touch and Go sampai-sampai tidak seorang pun disana ingat pernah menerima demo itu.
6. Pada saat salah satu pendiri Sub Pop, Jonathan Poneman mengajukan demo Nirvana, semua yang ada di Sub Pop termasuk Mark Arm anggota Mudhoney, menganggapnya jelek dan Arm menolak rekaman itu dengan alasan Nirvana “mirip Skinyard tapi kurang bagus”.
7. Tur pertama Nirvana pada tahun 1989 adalah menyusuri West Coast, yang membawa mereka ke San Fransisco. Paling banyak hanya dihadiri oleh setengah lusin kepala, yang ternyata hanyalah musisi-musisi lokal yang tertarik bergabung dengan label Sub Pop bukannya tertarik oleh Nirvana. Waktu itu Sub Pop memang lebih terkenal daripada band-band yang bernaung dibawah mereka.
Rekor penonton terbanyak, 400 orang, baru terjadi ketika Nirvana membuka penampilan Living Color, band rock dengan singgel yang masuk top 40. Hasilnya pun tidak begitu bagus untuk Nirvana : penonton jelas-jelas membenci mereka.
8. Dalam hitungan minggu, band keluaran Sub Pop, seperti Mudhoney menjadi bintang “GRUNGE” di mingguan musik Inggris. Istilah itu sendir dipakai untuk mendeskripsikan musik punk yang keras, berat dan berdistorsi yang akhirnya digeneralisasikan sebagai jenis aliran setiap band yang berasal dari daerah Northwest, khususnya Seattle. Bahkan Nirvana pun dimasukkan dalam kategori ini, walaupun Kurt Cobain sendiri benci istilah itu.
9. Penamaan singgel “Smell Teen Spirit” berawal dari pada sebuah pesta yang diadakan di apartemen Kurt, Kathleen Hanna (personil Bikini Kill) menulis dinding ruang tidur dengan cat semprot dengan tulisan “Kurt smells like teen spirit”, yang merujuk pada merk deodorant (bermerek Teen Spirit) yang dipakai Tobi Vail (personil Bikini Kill lainnya). Ini adalah guyonan untuk Kurt yang malam itu baru saja meniduri Tobi, yang ditandai dengan ikut menempelnya bau deodorant itu di tubuhnya.
10. Pada awalnya Nirvana akan membuat kontrak dengan Charisma, kontrak itu bernilai 200.000 dolar. Tapi pada menit-menit terakhir Nirvana memutuskan akan membuat kontrak dengan David Geffen Company, sebuah anak perusahaan Geffen Records. Meski perwakilan A&R DGC bukanlah penawar pertama, hubungan kerja dengan Sonic Youth ternyata menjadi faktor penentunya. Dalam kontrak tersebut, Nirvana dibayar 287.000 dolar.
11. Album pertama Nirvana (dengan Major label), Nevermind, menggusur Michael Jackson dari posisi jawara di tangga lagu Billboard, yang berarti menjadi album paling laris di Amerika. Meskipun itu bukanlah kesuksesan yang diraih dalam sekejap, keberhasilan Nirvana menguasai industri musik tidak ada tandingannya. Nirvana menggempur tangga-tangga lagu dengan “Smells Like Teen Spirit”, yang menjadi lagu paling terkenal sepanjang tahun 1991, dan intro gitar dalam lagu tersebut menandakan lahirnya rock dekade 90’an.
12. Nirvana menutup tahun 1991 dengan melakukan pertunjukan pada malam tahun baru di gedung Cow Palace di San Francisco. Pearl Jam yang menjadi band pembuka sempat memainkan sedikit lagu “Smells Like Teen Spirit”, dan dengan bercanda Eddie Vedder berkata kepada penonton, “Ingat, kita memainkannya lebih dahulu dari mereka.”
13. Pada 16 April 1992, Nirvana muncul pertama kalinya dalam sampul majalah Rolling Stone. Dalam foto yang dipakai sebagai sampul (cover depan) itu sendiri, Kurt memakai sebuah t-shirt bertuliskan “Corporate Magazine Still Suck.”
14. Pada Reading Festival tahun 1992, Nirvana menjadi band utama. Selain itu, Kurt mengatur band-band yang tampil, seperti the Melvins, Screaming Trees, L7, Mudhoney, Eugenius dan Bjorn Again.
*Sebuah Intisari dari buku “Heavier Than Heaven, Kurt Cobain Biografy” by Charles R. Cross
Dirangkum oleh : Bobby Setenk
Dipublish pertama kali di Grunge webzine "TOTAL FEEDBACK.com", 17 April 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar